TOP

Qatar Terima Turis Mancanegara yang Sudah Divaksin Tanpa Karantina

Qatar membuka kembali perbatasannya untuk wisatawan internasional yang telah mendapatkan vaksinasi penuh, asalkan jenis vaksin tersebut telah disetujui oleh pihak Kementerian Kesehatan Masyarakat di Qatar.

 

Serangkaian aturan baru pun diperkenalkan untuk memastikan perjalanan ke Qatar berlangsung semudah dan senyaman mungkin, sembari tetap menerapkan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk meminimalkan risiko penyebaran Covid-19.

 

 

Dengan aturan baru ini, wisatawan yang telah menerima vaksinasi penuh dapat mengunjungi Qatar tanpa harus karantina – cukup menyertakan hasil tes PCR saja yang berlaku. Tak hanya itu, warga setempat pun dapat berpergian ke luar Qatar tanpa harus karantina sepulangnya nanti.

 

Untuk mengunjungi Qatar, wisatawan harus mendaftar dan mengunggah dokumen yang diperlukan, seperti sertifikat vaksinasi, hasil tes PCR yang berlaku hingga 72 jam sebelum perjalanan, dan detail pribadi lainnya melalui situs web Ehteraz. Wisatawan juga wajib menyertakan bukti reservasi hotel yang sudah dikonfirmasi. Registrasi itu sendiri wajib dilakukan setidaknya 12 jam sebelum keberangkatan ke Qatar.

 

Kebijakan terkait visa kunjungan masih berlaku. Lebih dari 80 negara dapat mengunjungi Qatar dengan visa on arrival. Sementara warga negara lainnya yang membutuhkan visa kunjungan disarankan untuk terlebih dahulu mendapatkan visa mereka, baru kemudian mengajukan pendaftaran di situs Ehteraz.

 

 

Selain itu, wisatawan wajib mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Ehteraz (tersedia di Google Play dan App Store) yang memerlukan kartu SIM domestik Qatar. Kartu tersebut dapat dibeli dari gerai Ooredo atau Vodafone pada saat kedatangan di Bandara Internasional Hamad. Setelah aktivasi, barulah wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas seperti mengunjungi mal, restoran, dan museum, atau menggunakan taksi dan transportasi umum.

 

Adapun jenis vaksin yang disetujui adalah Pfizer BioNTech, Moderna, Astrazeneca, Johnson & Johnson, dan Sinopharm. Vaksin harus sudah diberikan minimal dua minggu sebelum keberangkatan.

 

Setibanya di Qatar, mereka akan menjalani tes antibodi. Bila hasilnya postif, mereka tak perlu menjalani tes karantina. Sementara bila hasilnya negatif, mereka wajib melakukan tes PCR dan mesti melakukan karantina di hotel yang ditunjuk hingga hasilnya keluar.